oleh

Pembangunan RSU Pratama Diduga Sarat Korupsi, Edward Lahagu Angkat Bicara

Nias Utara Pembangunan RSU Pratama di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara menghabiskan anggaran sebesar Rp.24.690.000.000. Diduga saat terjadi korupsi.

Hal ini diungkapkan salah satu anggota DPRD yang tidak mau disebutkan namanya berinisial O.

“Pekerjaan pembangunan RSU Pratama ini merugikan uang Negara kurang lebih 1 Miliar, hal ini terdapat pada 23 item pekerjaan yang Volume Fisiknya kurang, salah satu diantara item itu adalah timbunan tanah dibawah lantai, kontrak 1.012 m3 cek fisik 588 m3 harga satuannya 150.700, kekurangan volume Fisik kurang lebih 63 juta rupiah,” ungkapnya, Jumat 27 Juli 2018.

Hal itu juga mendapat tanggapan dari beberapa LSM dan Aktivis. Salah satunya Edward Lahagu selaku Ketua LSM-FOBSIT dan mantan Aktivis GMKI.

“Kalau seperti itu bisa kita katakan pembangunan RSU Pratama diduga sarat korupsi,” kata Edward.

“Saya berharap hal ini dapat titik terang tentang setiap item pekerjaan yang lainya tentang Volume Fisik yang kurang pada pembangunan RSU Pratama, sehingga hal ini dapat terungkap semuanya,” tutur Edward.

Hingga berita ini diterbitkan Kepala Dinas Kesehatan Nias Utara belum berhasil dikonfirmasi awak media ini. (FH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed