oleh

Kualitas Pasangan Wiremesh RSU Pratama Diragukan

Nias Utara – Pasangan Wiremesh Pembangunan RSU Pratama kualitasnya diragukan kualitasnya. Hal itu dibuktikan dengan adanya dugaan temuan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara tentang kekurangan volume fisik pekerjaan kurang lebih 3,974 Kg.

Wiremesh adalah bahan bangunan berupa besi polos/ulir yang terbuat dari bahan wirerod.

Dugaan temuan BPK itu ada 23 item pekerjaan pada pembangunan RSU pratama. Salah satunya pemasangan Wiremesh. Yang mana volume kontrak sebelumnya di perkirakan 14,240 Kg. Kemudian setelah fisiknya di cek 10,266 Kg.

Hal ini di perkirakan kekurangan volume fisik dalam angka rupiah sekitar RP. 74.305.759.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Nias Utara Yaadil Telaumbanua yang dikonfirmasi, angkat bicara.
“Lebih bagus konfirmasi hal ini kepada PPK (Yuniman Nazara,red). Karena saya tidak mengerti tentang item-item pekerjaan. Dia yang lebih tahu,” jelas dia.

Kemudian mengenai adanya dugaan temuan BPKP yang nilainya fantastis sekitar 1.8 M, Yaadil Telaumbanua menjelaskan rekanan sudah legowo menerima konsekuen Hukum.

Dia menambahkan, bahwa sampai saat ini baru di cairkan kepada rekanan 90 persen.

“Seandainya rekanan bersikeras tidak mau membayar, maka kami akan potong pada pencairan 10 porsen terakhir,” tegasnya.

Menyinggung masalah pengawasan, Yaadil mengaku selama pelaksanaan pekerjaan itu hanya beberapa kali turun ke lapangan.

“Makanya saya kurang tahu bagaimana situasi sehingga ada ada temuan BPKP,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditturunkan belum ada pernyataan resmi dari PPK terkait pembangunan RSU Pratama, tentang adanya dugaan kekurangan volume fisik pasangan Wiremesh. (Sukar Gea).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed