oleh

Penertiban Tuak Suling di Nisel Terus Berlangsung

Nias Selatan – Polres Nias menyita minuman keras jenis Tuak Suling dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan di sejumlah kawasan di wilayah hukum Polres Nias Selatan.

Dalam operasi yang berlangsung selama tiga hari itu, berhasil menjaring 8 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 280 liter.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu membenarkan penertiban tuak suling tersebut sejak 30 Juli hingga 1 Agustus 2018.

Faisal merinci, pada Senin 30 Juli 2018 personil Polsek Lahusa menyita 3 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 105 liter di kawasan jalan Lahusa menuju Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan.

“Tuak suling tersebut dibawa oleh seorang warga yang bernama Nelson Zebua (35) dengan sepeda motor. Saat di interogasi, warga Desa Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias tersebut mengaku membeli tuak dari Desa Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias dan akan dibawa ke Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan,” ujar Faisal.

Kemudian, pada hari Senin pagi 31 Juli 2018, personil Polsek Teluk menyita 4 jerigen tuak suling dengan volume 140 liter. Penyitaan dilakukan petugas saat tuak itu diangkut dengan menggunakan mobil L-300 yang dikemudikan Alex Giawa (24) warga jalan Kueni Kelurahan Pasar Teluk Dalam.

“Kita mendapatkan informasi kalau ada 1 unit mobil yang akan melintas di kawasan Pos Polisi Amandraya membawa tuak suling. Pada saat melaksanakan razia, petugas memberhentikan satu unit mobil L-300,dan saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan 4 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 140 liter. Dari pengakuan Alex Giawa, dia membeli tuak tersebut dari Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan, dan selanjutnya akan dijual di beberapa warung di Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan”, terang dia.

Selanjutnya, pada Selasa malam, 1 Agustus 2018, Personil Polsek Lolowau berhasil menyita 35 liter tuak suling saat berlangsung operasi pekat di jalan umum Desa Orahili Onohazumba Kecamatan Onohazumba Kabupaten Nias Selatan.

“Personil Polsek Lolowau juga berhasil menyita 1 jerigen 35 liter tuak suling yang di bawa oleh Oktafianus Halawa alias Okta (18) saat melintas dengan menggunakan sepeda motor. Saat di mintai keterangan, warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan tersebut mengaku membeli tuak dari Desa Duria Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan, dan akan dibawa ke Desa Orahili Oyo, Kecamatan Onohazumba, Kabupaten Nias Selatan. Seluruh barang bukti Tuo Nifaro tersebut saat ini telah disita dan diamankan di ke tiga Polsek tersebut,” terangnya.

Faisal menegaskan, Polres Nias Selatan dan jajarannya akan terus melakukan penertiban peredaran minuman keras di wilayah hukumnya untuk menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nias Selatan maupun warga dari luar Nias Selatan, agar tidak membawa apalagi menjual minuman keras di daerah ini. Setiap minuman keras yang tidak memiliki ijin akan kita sita dan tidak tertutup kemungkinan para penjual maupun pengedar nya akan kita jerat dengan sanksi pidana,” tegas Faisal. (Ganda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed